Posted in Ubuntu

Ubuntu, Pengalaman Pertama dengan Linux


Pertama kali saya bertemu dengam Linux yang satu ini saat saya meminjam notebook milik teman, saya cukup heran melihat halaman login Linux yang agak aneh (waktu itu saya sangat awam Linux) itu pun saya lihat secara tidak sengaja karena pada booting saya lupa memilih Windows. Waktu itu saya hanya sekedar berkata dalam hati “ow sekarang dah ada Linux yang kayak gini ya…”.

Setelah saya sudah menyelesaikan tugas akhir saya dan sedang menunggu wisuda saya iseng-iseng mencoba mengenal Linux. Karena saya termasuk orang yang senang dengan tampilan OS yg menarik dan kurang suka dengan pengetikan command di terminal (sifat bawaan karena terlalu lama bergaul dengan Windows) maka saya menanyakan kepada seorang teman saya yang sudah lama bergaul dengan Linux saran mengenai distro Linux apa yang cocok untuk saya. Teman saya itu pun menyarankan Ubuntu. Saya kemudian ingan degan DVD CHIP yang pernah saya beli, kemudian saya cari dan saya menemukan sebuah file ISO Ubuntu-Desktop.

Dengan di bimbingan seorang teman, saya berhasil menginstal Ubuntu di PC Desktop saya. Kesan pertamanya “waw linux sekarang mirip Windows ya…” saya kagum dengan tampilan desktop ala Gnome di Ubuntu. Setelah puas dengan tampilan, saya mencoba memutar file-file multimedia dengan player default di Ubuntu. Walah ternyata saya tidak dapat langsung memutar file-file tersebut tanpa menginstal Gstreamer yang merupakan codec untuk Totem Player. Disinilah petualangan yg sebenarnya di mulai.

Untuk menginstal Gstreamer itu teman saya menyarankan mendownloadnya di internet. Masalah baru muncul, karena saya menggunakan koneksi internet kampus dengan VPN maka diperlukan paket dan penyetingan pptp-tunnel. Huahh… dengan perjuangan berat dan proses bolak balik Windows-Ubuntu akhirnya saya berhasil membuat dan menyeting koneksi VPN dengan menggunakan pptp-tunnel dikombinasikan dengan pptp-tools. Ok paket-paket sekarang bisa saya download langsung di Ubuntu. Saya coba googling mengenai Gstreamer, setelah berhasil mendapatkan link paketnya saya mencoba mendownloadnya, dan ternyaya… masalah baru muncul kembali. Penulisan file di partisi NTFS tidak dapat dilakukan oleh Ubuntu tanpa bantuan paket tertentu. “ kok ribet amat ya..” keluhan saya pada seorabng teman. Setelah perjuangan yg berat lagi akhirnya saya dapat menulis di partisi NTFS dengan bantuan paket ntfs-3g dikombinasikan dengan ntfs-tool. Akhirnya saya bisa mendownload dan melakukan aktifitas internet layaknya di Windows.

Tak lama kemudian sorang teman lainnya menyarankan untuk menggunakan Synaptic Paket Maganer untuk mengupdate dan menginstal paket-paket instaler Ubuntu, dan ternyata ini sangat mudah dilakukan, dan saya tak perlu mencari dan mendownload terlebih dahulu paket-paket yg dibutuhkan. Saya mulai berfikir kalau Linux itu ternyata menyenangkan setelah berhasil memecahkan masalah-masalah di atas.

Banyak masalah-masalah lainnya bagi saya sebagai imigran dari Windows, diantaranya masalah game, office, internet dial-up ,dan image editor. Untungnya ada solusi untuk menjalankan game windows di Linux yaitu Wine atau Cedega. Masalah lainnya yaitu dokumen-dokumen office namun kembali muncul solusi yaitu OpenOffice. Internet dial-up, ada gnome-ppp. Imange aditor, ada Gimp. Hampir semua kebutuhan saya di Windows dapat dilakukan di Ubuntu.

Tentu saja untuk bisa mendapatkan solusi di atas saya harus berjuang keras, sampai-sampai saya berkali-kali bolak-balik menghapus Ubuntu dari HD saya karena frustasi kemudian menginstalnya kembali saat mood membaik. Namun sekarang sepertinya belum ada alasan lagi yang membuat saya menghapus Ubuntu dari PC saya. Sungguh akhirnya saya sangat menikmati memulai petualangan saya dengan Linux khususnya Ubuntu.

Ini screen capture desktop saya di Ubuntu dengan xmms sebagai mp3 player,

3 thoughts on “Ubuntu, Pengalaman Pertama dengan Linux

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s