Posted in Android

Testing Chameleon Launcher, Unique Launcher for Android Tablets


Beberapa bulan lalu sebuah project kickstarter untuk sebuah launcher unik dimulai, launcher ini bernama Chameleon Launcher. Sebuah launcher yang berbeda dari yang selama ini kita lihat, memiliki widget sendiri dan beberapa hal menarik lainnya, dan tentunya launcher ini dikhususkan untuk tablet.

Saya tidak ikut dalam project kickstarternya, padahal waktu kickstarter sumbangan terendah itu cuma $5. Saya tertarik mencobanya setelah pada awal Agustus Chameleon Launcher versi beta dilepas ke Playstore. Pada saat ini tester untuk versi beta ini masih dibuka, dan bisa ditebus dengan harga $10 di menu preorder di website resminya disini chameleon.teknision.com.

Setelah mendaftar dan melakukan pembayaran, saya menerima email konfirmasi untuk menunggu email berikutnya yang berisi link untuk mengaktivasi google account yang nantinya digunakan di tablet saya. Sebelum email itu datang saya mencoba mendownload Chameleon Launcher dari playstore, setelah selesai ternyata memang chameleon launcher mengecek google account saya dan hasilnya belum terdaftar sebagai beta tester.

Setelah 3 hati akhirnya email yg dinanti datang, saya langsung klik link aktivasinya dan menginputkan google account yg saya gunakan di tablet, setelah beres saya langsung membuka chamaelon dan walla… chameleon siap digunakan.

Halaman pertama yg saya temui adalah halaman kosong, dengan dock terisi beberapa icon aplikasi, app drawer ada di pojok kanan bawah, dan dipojok kiri bawah ada shortcut yg setelah saya coba ternyata shorcut untuk berpindah home screen, karena ternyata jumlah home screen bisa di atur sesuai dengan keinginan user, dan bisa dipersonalisasi masing-masing.

image

Widget yang tersedia di versi beta ini masih sangat sedikit, hanya ada 5 widget yang tersedia, yaitu instagram, gmail, wheather, twitter dan news. Wallpaper secara default juga sudah tersedia.

image
list widget

Setelah melakukan customisasi widget yg ukurannya bisa diatur sesuai keinginan, dan memasang icon apps pada dock di bawah layar, home screen saya jadi seperti ini, walaupun sebenarnya saya kesulitan dalam menginput user dan pass untuk masing-masing widget karena masih ada bug yg membuat penginputan user pass jadi sangat lambat.

image
my homescreen

Secara default Chameleon Launcher memberikan 3 home screen, yang dinamai Home, Travel dan Work. Ketiganya dapat di customisasi secara terpisah dan bisa memiliki icon dan widget yang berbeda pula.

image
3 Home Screen

Uniknya lagi home screen bisa otomatis terpilih jika melakukan pengatururan khusus pada beberapa parameter yaitu, wifi, lokasi dan waktu. Jadi saya bisa membuat rules saat saya berada di kantor, maka yang jadi home screen saya adalah Work, dan saat saya di rumah home screen saya adalah Home.

Application drawer dapa di akses dari icon di pojok kanan bawah, tampilannyapun sangat rapih, halaman aplikasi ini disusun dengan horizontal, jadi halaman aplikasi akan bertambah ke nanan. Dock akan tetap terlihat dalam app drawer ini.

image

Jika melihat hasil akhir yg dijanjikan di website resminya, $10 merupakan harga yg murah untuk menebus launcher unik ini. Berikut beberapa tampilan yg saya ambil dari chameleon.teknision.com

image

image

image

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s